Bogor || Leuwimekar — Tower Smartfren meresahkan masyarakat berkisaran,karna sedikit -sedikit besinya mulai copot dan riskan Rubuh disekitar warga banyu suci rt04/04 , leuwimekar Leuwiliang Bogor “,21-11-2025.
Menurut warga (Ir),(Fr),(Sti) juga (M.Se) akan memprotes dan menuntut kepihak PT Smartfren,karna pemasangan tower Smartfren tidak ada persetujuan dan ijin kesepakatan warga , melainkan mengelabui warga disekitaran kampus Ummul Quro, leuwimekar, Leuwiliang Bogor Jawa-Barat.
Keberadaan Tower Smartfren ini kami masyarakat sekitarnya sini sangat tidak setuju adanya tower ini ,karna sering jika adanya hujan sedikit susah sinyal dan televisi dan elektronik kami sering rusak tiba-tiba dan kami juga sering sesak napas .
Dan menurut beberapa sekitar, pernah ada waktu 3 tahun yang lalu ,oknum petugas lapangan membobol pagar dan baut sisi-sisinya dicopot dan ambil , sehingga tower tersebut hanya ditambahkan memakai lapisan dan diikat dengan kawat , hampir sebagian tidak ada baut pengunci dan penguat.
Kami sebagai kuasa hukum warga LBH Kresnayana dan WBI Muhamad Sanusi dan Rekanan akan menuntut pengajuan gugatan atas ketidak nyamanan adanya tower dari pihak Smartfren ,PT DGK ,dan pihak -pihak yang harus bertanggungjawab, agar tower di tiadakan (Dicabut permanen),karna hal ini membahayakan warga sekitar dan hanya menguntung pihak -pihak terkait ,karna kami hanya diberikan konvensional hanya 300.000 s/d 500.000 dari pemasangan hingga saat ini”,21-11-2025″,(Red).

