Bekasi, Pebayuran – Warga Kampung Teko Tengah, RW 005, Desa Kertajaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan pembangunan saluran air yang baru beberapa bulan selesai namun sudah mengalami kerusakan.
Proyek dengan nilai Rp477.522.000 dari APBD Tahun Anggaran 2025 itu dilaksanakan oleh PT Bintang Jaya Global dengan masa kerja 120 hari kalender, mulai 6 Maret hingga 3 Juli 2025. Namun, hasil pekerjaannya kini menuai sorotan warga karena dinilai tidak sesuai harapan.
Dermawan, salah satu pemilik sawah di lokasi, mengaku geram melihat kondisi saluran air yang sudah jebol dan tak berfungsi maksimal. Ia menilai pengerjaan proyek tersebut terkesan asal-asalan dan meminta pihak terkait untuk segera bertanggung jawab.
“Ini pakai dana pemerintah, jangan asal-asalan. Dampaknya seperti ini, warga yang dirugikan. Kepala desa dan pihak pelaksana harus turun langsung memperbaiki,” tegas Dermawan dengan nada kesal, Jumat (24/10/2025).
Warga berharap Pemerintah Desa Kertajaya bersama instansi terkait dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga segera turun tangan untuk mengevaluasi pekerjaan tersebut, agar infrastruktur yang dibangun benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan tidak merugikan petani.

