Diduga Anggaran Proyek Pembangunan Sekolah Adanya Unsur DiKorupsi

Jawa-Barat || Bogor — Proyek pembangunan ruang kelas baru dan Rehabilitasi ruang kelas Sekolahan SMAN 01 Tenjo , Bogor Jawa-Barat”,

Menuai sorotan warga, proyek yang saat ini tengah berjalan. Diduga tidak disertai dengan APD K3 dan team adanya penanggung jawab dilapangkan atau team pelaksana sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai sumber dana pembangunan yang tertera di papan kegiatan dengan data kementrian kebudayaan dan pendidikan.

Bacaan Lainnya

Pertanyakan keterbukaan secara publik. Menyampaikan kepada awak media bahwa pembangunan jalan menuju sekolah setempat berjalan tanpa adanya team pelaksana dan konsultan yang tidak bisa memberikan informasi penting seperti volume pekerjaan dan Stament terkait anggaran yang tertera di papan kegiatan, hingga sumber dana. Ketika team investigasi mencoba bertanya langsung kepada perwakilan penangung jawab dilapangkan mereka justru mendapat jawaban yang tidak pasti ,bahkan kami harus menanyakan ke pihak konsultan saja.

“Menurut penanggung jawab lapangan  kamu diarahkan ke Humas sekolah saja langsung,dan setelah menemui Humas sekolah kami pun diarahkan ke pihak konsultan yang enggan disebut, mereka juga tidak mengetahui secara rinci. ,” ungkapnya mandor yang enggan disebut kan namanya.

Kritik terhadap kurangnya keterbukaan anggaran dan dari pelaksanaan,ini juga disuarakan oleh perwakilan masyarakat sosial kontrol (Ms &Fr),Ia menegaskan bahwa setiap pembangunan yang menggunakan anggaran negara, harus disertai dengan diawasi oleh pelaksana dilapangkan agar proyek pembangunan dapat  transparan.

 

Juga meminta agar pihak-pihak terkait memberikan klarifikasi dan Stament terkait nilai anggaran yang dipaparkan dipapan kegiatan dengan data yang kami punya,karna nilai angka anggaran hmpir 50% tidak tercantumkan karna ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari instansi pemerintah terkait mengenai program proyek pembangunan sekolahan tersebut untuk klarifikasi.

 

Dan dalam hal ini kami akan melaporkan ke Instansi Kementerian budaya dan pendidikan Pusat terkait anggaran ini ,guna untuk bahwa anggaran yang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *